Minggu, 26 Februari 2017

Kuliah Semester Awal!

Saat menulis artikel ini, saya telah menempuh semester pertama. Bersiap menempuh semester dua. Pada semester pertama, prodi agroekoteknologi membebani 18 SKS pada Maba. Terdapat enam mata kuliah yang wajib ditempuh, yakni Dasar Ilmu Tanah, Dasar Perlindungan Tanaman, Klimatologi, Statistika, Botani, dan Ekologi Pertanian. Setiap mata kuliah mempunyai beban 3 SKS, yang terdiri dari 2 SKS kuliah, serta 1 SKS praktikum. Tujuan diberikannya “hanya” 18 beban SKS ini adalah agar Maba tidak kaget dengan sistem perguruan tinggi, sehinnga, Maba dapat beradaptasi dengan kesibukan mata kuliah kampus. Juga, materi yang diberikan masih dasar-dasarnya saja.

Hal yang perlu teman-teman ketahui adalah kuliah bukan hal yang fleksibel, seharusnya media membuat kebijakan bahwa serial televisi teenlit harus lebih rasional dan sesuai realita. Agar remaja punya pandangan mengenai seluk-beluk kehidupan kampus, misalnya. Satu-satunya hal fleksibel dalam dunia perkuliahan adalah pakaian, walaupun diharuskan memakai pakaian rapi, sopan, serta nonkaos. Alas kakinya pun harus tertutup, no sandal.

Mengenai waktu perkuliahan, tergantung jadwal dari kelas yang kamu ambil. Absensi merupakan salah satu aspek yang berpengaruh pada nilai. Minimal mencukupi 80% kehadiran, di bawah itu, tidak boleh ikut segala macam ujian, baik UTS maupun UAS. Sehingga tak jarang, mahasiswa yang malas pergi kuliah, titip absen atau TA pada teman baiknya. Sebenarnya, ada kesalahan pada istilah tenar ini. Absen, menurut KBBI, adalah tidak masuk (sekolah, kerja, dsb); tidak hadir; bolos; mangkir. Maka, sebenarnya persepsi kita selama ini salah, bahwa TA adalah menitip ketidakhadiran, bukan titip tanda tangan. Kata yang tepat untuk hal tersebut adalah titip presensi (TP). Ah, tetapi Maba kan masih lugu, mana ada TP?

Mengenai kondisi perkuliahan di kelas, mungkin kamu akan sedikit kaget, bahwa kelas tiap mata kuliah bisa jadi menempati ruangan yang berbeda. Maka, kamu harus hapal mati gedung ini, gedung itu, kelas ini di lantai berapa, ruangan ini di sebelah mana. Namun, jangan khawatir, asal mau bertanya, pasti ada jalan. Lama-lama kamu akan terbiasa dengan segala kondisi. Kalau bertanya penilaian dosen, umumnya dosen tertarik pada mahasiswa yang aktif bertanya maupun menjawab. Namun hal yang paling penting dari itu semua adalah etika mahasiswa pada dosen. Berbicara perangai dosen, saya tidak bisa memberi deskripsi khusus, perangainya berbeda-beda. Terkadang ada dosen yang mengikuti mahasiswa, ada juga dosen yang kekeuh. Pinter-pinter adaptasi deh!

Berbicara mengenai Agroekoteknologi, mungkin kamu akan menemui desas-desus dari kakak tingkat, “Mantap! Selamat menikmati laporan praktikum~”. Ketika menjalani selama satu semester, rupanya desas-desus tersebut benar: Laporan praktikum memang mantap djiwa!

Maka, bahasan kali ini adalah mengenai praktikum di semester satu. Secara garis besar, dalam menjalani praktikum, kita akan dibimbing oleh kakak tingkat (Kating) yang biasa disebut asisten praktikum. Fungsinya mirip dosen, menjelaskan ini-itu sesuai buku petunjuk praktikum, mengoreksi laporan praktikum, serta memegang nilai praktikum kita. Mengenai presensi praktikum,  diwajibkan  memenuhi 100% kehadiran. Tidak ada toleransi mengenai alasan yang kamu berikan jika tidak ikut praktikum. Namun, tentu diperbolehkan untuk menggunakan hak kelas pengganti sebanyak maksimal 2 kali pengganti. Bisa mengganti di waktu lain dengan ikut kelas lain.

Seperti peraturan pada laboratorium pada umumnya, praktikan yang masuk ke laboratorium harus memakai jas laboratorium (jaslab). Di fakultas pertanian, ada yang menjual jaslab untuk mahasiswa fakultas pertanian. Namun bagi kamu yang sudah mempunyai jaslab dan masih sayang dengan jaslabmu, memakai jaslab yang lama tidak dipermasalahkan.

Pada mata kuliah tertentu, seperti Dasar Ilmu Tanah dan Dasar Perlindungan Tanaman, diperlukan praktikum di laboratorium. Sedangkan untuk mata kuliah Statistika, Ekologi Pertanian, Klimatologi, dan Botani sekadar penjelasan teori-teori yang berguna di lapang nanti. Setiap akhir pertemuan praktikum, akan ada penugasan berbentuk laporan praktikum. Ya, kamu hanya perlu menikmatinya untuk hal ini. Ketika materi-materi praktikum yang disampaikan telah tuntas, pada mata kuliah seperti Dasar Ilmu Tanah, Dasar Perlindungan Tanaman, Ekologi Pertanian, Klimatologi ada agenda jalan-jalan. Seru! Refresh sejenak dari perkuliahan yang menjemukan, bukan?

Point asyiknya kuliah di Malang yakni tersedianya lahan agroforestri sebagai lahan edukasi. Belum lagi, di Kota Batu, petani merupakan profesi yang dominan ditekuni oleh masyarakat. Jadi, nggak susah prakik di lapangan maupun ingin menambah wawasan dengan menemui petani.

Tapi, bukan praktikum namanya, kalau tidak ada tugas. Tentunya, praktikan dibebani pula dengan laporan besar. Laporan ini mencakup segala aspek yang telah disampaikan dalam praktikum mingguan yang diberikan oleh asisten praktikum. Tenang saja, laporan besar ini adalah tugas berkelompok, yang terdiri dari setengah jumlah mahasiswa dalam kelasmu. Pembagian tugas akan membuat pengerjaan laporan akhir menjadi ringan, kok. Pastikan juga, setiap anggota kelompok memahami laporan besar yang dibuat. Sebab, akan ada agenda yang disebut Ujian Akhir Praktikum.

Ujian Akhir Praktikum (UAP), untuk mata kuliah statistika, hanya ada tes tulis. Sedangkan untuk mata kuliah lain, terdiri dari presentasi laporan besar dan tes tulis. Awal menghadapi UAP memang menegangkan, karena belum cukup pengalaman. Bayangkan, ada kelompok “lawan” dari kelas lain akan memandang kelompok kita dengan awas, presentasi singkat tepat waktu padahal materi masih tersisa beberapa slide, juga pertanyaan yang akan dilayangkan oleh tim asisten penguji. Stress duluan jika membayangkan hal itu terjadi. Rileks saja, UAP pasti berlalu. Tidak akan ada hal aneh yang ditanyakan, hanya seputar laporan besar yang kelompok kamu buat. Maka, perhatikan benar mengenai isi dari laporanmu jika tidak ingin ditanyakan hal-hal aneh.

Setelah UAP selesai, kamu akan terbebas dari praktikum yang mengasyikkan. Yaahh...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar